Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/framework/full_page_cache.functions.php on line 133

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 115

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 328
Radio Smart FM - Jalur Layang KA Ditarget Beroperasi Pertengahan 2018
Home | Jurnal Medan | Jalur Layang KA Ditarget Beroperasi Pertengahan 2018

Jalur Layang KA Ditarget Beroperasi Pertengahan 2018

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Proyek pengerjaan jalur layang ketera api di Sumatera Utara ditarget selesai pada pertengahan 2018. Adapun saat ini progress pengerjaanya sudah mencapai 70 persen. 

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat berada di Medan menjelaskan, proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalur layang sudah siap 100 persen. Nantinya KA yang akan melewati jalur ini dengan rute Medan-Bandara Kualanamu, Medan Binjai, dan Medan-Belawan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat, aktifitas perkereta apian di Sumatera Utara mencatat pergerakan yang cukup tinggi, khususnya untuk angkutan barang, selain penumpang. Dimana sepanjang 2016 volume angkutan barang mencapai 655.805 ton dari 2015 yang 613.000 ton. Kenaikan volume angkutan barang pada tahun 2017 karena adanya angkutan peti kemas yang sudah mulai diuji coba pada tahun 2016 sebesar 252.000 TEUs. Selain komoditas, angkutan barang KAI berupa bahan bakar minyak (BBM) dan hantaran parsel.

Vice President PT KAI Divre I Sumut Mateta Rijalulhaq mengatakan, untuk mengakomodir pergerekan aktiftas tersebut, PT KA menambah tujuh lokomotif seri CC201 yang didatangkan dari Sumatera Selatan, untuk memperkuat layanan. Adapun direncanakan, dari tujuh lokomotif tambahan itu, sebanyak empat lokomotif untuk angkutan barang dan tiga lokomotif lainnya untuk kereta penumpang. Maka dengan bertambahnya tujuh lokomotif, jumlah lokomotif di wilayah Sumut ada 35 lokomotif. Kemudian dengan bertambahnya lokomotif, manajemen KAI menargetkan volume barang yang diangkut pada tahun ini juga meningkat.

 

Kementerian Perhubungan sendiri, selain fokus pada pembangunan jalur layang kereta api, saat ini juga fokus pada pembangunan Trans Sumatera. Jalur layang kereta api ini dibangun dari Stasiun Bandar Khalipah, Deli Serdang menuju Stasiun Medan. Ini merupakan jalur layang kedua setelah di Stasiun Gambir. Pembangunannya menggunakan APBN melalui Ditjen Perkeretapaian Kementerian Perhubungan Rp2,86 triliun. Pembangunan jalan layang ini akan menghilangkan sembilan perlintasan sebidang di dalam kota. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in