Home | Jurnal Medan | Indeks Resiko Bencana di Sumut Tinggi

Indeks Resiko Bencana di Sumut Tinggi

By
Font size: Decrease font Enlarge font
Indeks resiko bencana di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara masuk dalam kategori tinggi karena letak geografis, geologis, demografis dan klimatologis di provinsi ini.
Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi mengatakan, Sumut memerlukan investigasi, kesiapan, kesiagaan dalam menghadapinya. Termasuk melakukan tindakan cepat, tepat, terkoordinir dan terpadu sehingga penyelenggaraan penanggulangan bencana bisa efektif dan efisien untuk mengurangi resiko kematian dan kerugian harta benda. Oleh karenanya dibutuhkan keterlibatan lembaga, badan dan berbagai pihak melalui koordinasi dan terintergrasi secara baik.
Beberapa bencana alam yang rawan terjadi di wilayah Sumut diantaranya gempa bumi, gunung api, tsunami, banjir, tanah lonsor,  kebakaran hutan dan lahan, serta bencana sosial lainnya. Oleh karena perlu adanya upaya yang dilakukan untuk menurunkan indeks dari resiko bencana tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan Pemprovsu adalah dengan menyurati ke Kabupaten Kota agar meningkatkan kewaspadaan bencana banjir dan tanah lonsor sejak bulan November 2016 hingga Februari 2017 karena kondisi iklim yang ekstrim.
Adapun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama operasional helikopter SAR dengan Basarnas. Dijelaskan Gubsu penempatan Heli SAR di Medan tidak lepas dari permohonan pihaknya kepada SAR Nasional melihat kondisi Sumut dan beberapa Provinsi sekitarnya yang rawan bencana.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in