Home | Jurnal Medan | Indonesia Menjadi Penyumbang Devisa ke Malaysia

Indonesia Menjadi Penyumbang Devisa ke Malaysia

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang devisa terbesar bagi Malaysia dari sektor industri pariwisata. Tercatat hingga triwulan II 2016 saja, kunjungan wisatawan dari tanah air mencapai 1 juta orang, dimana ada sekitar 29 ribu orang perminggu berasal dari Sumatera.

Direktur Malaysia Tourism Medan, Azhari Harun mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Malaysia hingga triwulan II 2016 sebanyak 13.032.775 orang. Jumlah ini meningkat 3,7 persen dibanding periode yang sama di 2015. Kunjungan wisatawan dari Indonesia ke Malaysia naik 4,9 persen dibandingkan 2015, yaitu 1.378.699 untuk periode Januari – Juni 2016, dengan rata-rata lama menginap adalah 5,8 malam.

Dari jumlah kedatangan turis mancanegara tersebut, Malaysia meraup pendapatan dari sektor pariwisata sebesar 37,4 milyar ringgit untuk periode Januari – Juni 2016. Jumlah ini meningkat 10,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah kedatangan turis dari Indonesia memberikan pemasukan sebesar 4.081,8 miliar ringgit dan menjadikan Indonesia berada dalam TOP 5 negara dengan expenditure terbesar ke Malaysia.

Berdasarkan data dari Badan Statistik Tourism Malaysia, tercatat tujuan pengunjung berwisata ke Malaysia 83,5% di antaranya adalah untuk berbelanja, diikuti berkeliling kota (sightseeing in cities) dan mengunjungi pulau dan pantai.  Kemudian Kuala Lumpur/Selangor adalah kota yang paling banyak dikunjungi wisatawan sebanyak 39.7%, diikuti Sabah 13,6%, Pulau Pinang 12,4%, Melaka 9,2% dan Sarawak 5,9%.

Adapun wisata belanja menjadi sektor yang paling banyak menyumbang pendapatan bagi Malaysia, yakni sebesar 31,4% dari seluruh sektor yang ada. Shopping berhasil meraup pendapatan sebesar 11.730,4 miliar ringgit untuk periode Januari – Juni 2016. Dari Indonesia sendiri untuk sektor shopping menyumbang 509,3 miliar ringgit, sehingga menjadikan Indonesia sebagai arrival ke-2 terbesar setelah China untuk shopping ke Malaysia.   Sedngkan perobatan berada di urutan ke-6 menyumbang pendapatan sebesar 1.757,7 miliar ringgit dan juga jumlah ini meningkat 4,7% dibandingkan tahun 2015. Untuk Indonesia sendiri Medical memberikan pemasukan kepada pariwisata Malaysia sebesar 1.687,1 miliar ringgit. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in