Home | Jurnal Medan | Sumut Dianggap "Seksi", 7 Dubes Uni Eropa Kunjungi Provsu

Sumut Dianggap "Seksi", 7 Dubes Uni Eropa Kunjungi Provsu

By
Font size: Decrease font Enlarge font

7 Duta Besar dan delegasi Uni Eropa melakukan kunjungan ke Sumatera Utara. Adapun kunjungan dilakukan, karena provinsi ini dinilai memiliki keunikan tersendiri disamping jumlah penduduknya yang cukup banyak, juga untuk meningkatkan kerjasama di antara negara-negara Uni Eropa dengan Pemerintah Sumatera Utara (Sumut).

 


Duta besar Uni Eropa dari Prancis Vincent Guerend mengatakan, Duta Besar Uni Eropa, Vincent Guerend mengatakan, Medan menjadi kota ketiga yang dikunjungi setelah Bandung dan Surabaya.

Disebutkan Vincent, bahwa selama ini Uni Eropa memiliki kepentingan kerjasama bilateral dengan pemerintah Indonesia di Jakarta, namun Uni Eropa juga berkeinginan untuk melihat langsung daerah-daerah di Indonesia terutama yang berada di luar Jawa.

Uni Eropa menilai Medan memiliki keunikan budaya tersendiri, begitu juga dengan ekonominya. Selain itu, Sumut dianggap sebagai provinsi yang strategis, karena memiliki laut juga hutan. Oleh karena itu dilakukan peninjauan langsung dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama dengan provinsi Sumut.

Adapun agenda kunjungan ke Sumut selama tiga hari yakni melakukan diskusi dengan masyarakat sipil tentang HAM, toleransi antar umat beragama, lingkungan hidup dan pendidikan. Membuka pameran beasiswa Uni Eropa dan bertemu dengan para pengusaha yang tergabung di dalam Kamar Dagang dan Industri.

Selain itu melakukan kunjungam k situs kebudayaan di Medan seperti Gereja Katedral dan Istana Maimun. Menyelenggarakan seminar tentang kepariwisataan, mengunjungi Pelabuhan Belawan PT Pelindo I untuk mengetahui tentang kegiatan pelabuhan khususnya transportasi dan konektivitas kawasan dan mengunjungi Unit Konservasi Gajah di Tangkahan. Seperti diketahui Uni Eropa telah memberikan dukungan substansial untuk ekosistem leuser. Uni Eropa sebelumnya sudah mengadopsi bayi gajah yang diberi nama ‘Eropa’ dari Tangkahan sebagai mascot Uni Eropa di Indonesia tahun 2015. Kunjungan ke Tangkahan ini juga bertujuan untuk melihat ‘Eropa’ yang saat ini sudah berusia satu tahun.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara anggap kunjungan para delagasi Uni Eropa sebagai momentum peningkatan kerjasama di berbagai bidang antar dua negara.

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi menjelaskan potensi yang terdapat Sumut yaknk memiliki kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke bagi industri sawit dan turunannya. Lalu memiliki Bandara Internasional Kualanamu, Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Sumut juga memiliki Danau Toba yang sudah ditetapkan Presiden RI, Joko Widodo sebagai 10 destinasi utama tujuan wisata. Dimana di dalamnya juga terletak pulau Samosir yang merupakan pusat dari kebudayaan batak toba.

Adapun diplomat yang ikut dalam kunjungan yakni dari Austria, Yunani, Irlandia, Italia, Hongaria dan Slovakia. Selain itu juga turut dihadiri wakil duta besar dari berbagai negara Uni Eropa. RW

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in