Home | Jurnal Medan | TPID dan Poldasu Bersinergi Pantau Distribusi Makanan

TPID dan Poldasu Bersinergi Pantau Distribusi Makanan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama dengan Kepolisian Deerah Sumatera Utara membentuk tim khusus untuk memantau rantai distribusi sejak di tingkat produksi hingga ke pasar.

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan, kenaikan harga yang terjadi sekarang ini, memunculkan adanya dugaan spekulan (penimbunan) yang dilakukan oleh oknum. Poldasu telah membentuk tim khusus untuk menindak aksi spekulan (penimbunan) bahan pangan demi mendapat keuntungan berlipat.

Sementara itu, TPID Sumut kini sedang menggelar operasi pasar (OP) untuk menekan angka kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Dalam OP, TPID Sumut menjual komoditi beras, gula, cabe dan bawang merah.  Kenaikan harga cabe merah menjadi faktor penyumbang inflasi tertinggi mencapai 1,1 persen di Sibolga 1,65% di Kota Medan pada bulan September.

Adapun saat ini di pasar tradisional harga cabai merah berkisar Rp72 ribu- Rp75 ribu per kilogram, pada operasi pasar dijual seharga Rp 50 ribu. Begitu juga dengan bawang merah dijual hanya dengan harga Rp 23 ribu per kilogram. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in