Home | Jurnal Medan | Selandai Baru Optimis Pelajar Asal Indonesia Tembus 1.000 Orang

Selandai Baru Optimis Pelajar Asal Indonesia Tembus 1.000 Orang

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Education New Zealand mencatat angka pelajar asal Indonesia yang melanjutkan pendidikan ke Selandia Baru mengalami peningkatan. Adapun rata-rata naik 8 persen setiap tahunnya.

Marketing and Strategic Relations Manager Indonesia Education New Zealand, Karmela Christy mengatakan, sepanjang periode 2015 hingga Agustus 2016 ada 937 mahasiswa berasal dari seluruh provinsi Indonesia menjalani pendidikannya di Selandia Baru. Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding periode sama pada 2014 ada 865 orang dan tahun 2013 hanya 746 orang.

Kian masifnya pelajar asal Indonesia yang melanjutkan pendidikannya ke Selandia Baru, negara di bagian Samudra Pasifik Selatan inipun optimis pada tahun depan tingkat kunjungan yang menetap untuk masuk universitas dapat mencapai 1.000 orang. Adapun Selandia Baru merupakan negara kepulaun di barat daya Samudera Pasifik yang kira-kira 1.500 kilometer di tenggara Australia dan terdiri dari dua pulau yakni utara dan selatan. Negara ini sebagai negara empat teraman di dunia dari Global Peace Index 2016.

Karmila mengklaim, bahwa kualitas pendidikan di Selandia Baru tidak kalah jauh jika dibandingkan dengan universitas di benua Eropa, Amerika atau Australia. Alasannya ada delapan universitas di Selandia Baru masuk daftar 500 universitas terbaik di dunia.

Banyak beasiswa yang dapat diikuti calon mahasiswa, yakni program New Zealand Asean Scholarships yang memiliki 60 slot beasiswa setiap tahunnya. Setelah itu ada Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LDPP) yang mengalokasikan 2.000 beasiswa pascasarjana setiap tahun di empat universitas yakni University of Auckland, University of Canterbury, Victoria University of Wellington dan University of Otago.

Karmela juga menerangkan, bahwa Selandia Baru merupakan negara dengan lingkungan yang aman dan nyaman. Kemudian mahasiswa dengan visa pelajar bisa bekerja hingga 20 jam per pekan dan lembaga di negara ini menawarkan layanan kerja yang disebut Student Job Search. Terakhir, mahasiswa bisa menikmati keindahan pemandangan di sana yang bisa didapat dan dinikmati hanya dalam beberpa jam perjalanan. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in