Home | Jurnal Medan | Minat Petani Mengasuransikan Lahan Minim

Minat Petani Mengasuransikan Lahan Minim

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Minat petani di sumut mengikuti asuransi pertanian sangat minim, sebab tidak lebih dari 1 persen lahan pertanian berasuransi.

Sekretaris Dinas Pertanian Sumatera Utara, Ichroni Hasibuan mengatakan, pada tahun 2016, target lahan peserta asuransi usaha tani padi di Sumut sekitar 55 ribu hektare. Namun hingga Agustus ini, baru 5 ribu hektare yang terdaftar.

Adapun petani yang paling banyak mendaftar asuransi pertanian berada di kabupaten Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, Asahan, Simalungun dan Tapanuli Selatan.

Ichroni meminta kepada petugas penyuluh pertanian agar mensosialisasikan manfaat asuransi bagi para petani, sebab pemahaman petani akan asuransi pertanian masih minim.

Sebab petani yang mengasuransikan lahan pertaniannya, per hektare lahan hanya membayar Rp36 ribu persekali tanam. Itu sudah melindungi bila terjadi gagal panen akibat bencana ataupun puso disebabkan serangan hama. Nilai ganti ruginya sebesar Rp6 juta perhektar persekali tanam. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in