Home | Jurnal Medan | BI Batasi Penukaran UPK Hanya Rp3,7 Juta

BI Batasi Penukaran UPK Hanya Rp3,7 Juta

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Bank Indonesia buka loket penukaran uang pecahan kecil (UPK) baru di Lapangan Benteng Medan hingga Jum'at (1/7) dari pukul 08.00 wib hingga 15.00 wib.

Kepala BI Perwakilan Wilayah Sumut, Difi A Johansyah mengatakan, nominal yang dapat ditukarkan maksimal sebesar Rp3,7 juta per hari dengan rincian Rp20 ribu, Rp10 ribu dan Rp5000 dan Rp2000 masing-masing satu blok. Pihaknyapun bersama sebelas bank sudah siap melayani penukaran UPK baru yang dibutuhkan masyarakat pada ramadan dan jelang lebaran mendatang. Namun lokasinya berpindah dari tahun-tahun sebelumnya di Lapangan Merdeka ke Lapangan Benteng.

Pada waktu bersamaan, sebelas bank yaitu Bank Mandiri, Bank Permata, Bank BNI, BPD Sumut, Bank BCA, Bank Mestika Dharma, Bank Mega, Maybank, Bank Danamon, Bank BRI Syariah dan Bank Syariah Mandiri (BSM) juga membuka loket khusus melayani penukaran uang baru kecil. Seluruhnya bank ini berlokasi di delapan penjuru mata angin sehingga bisa dijangkau semua masyarakat mulai dari Medan, Binjai, Belawan, Tanjung Morawa dan Lubuk Pakam.

Tidak hanya itu, BI dan 11 bank juga menyediakan layanan kas keliling yang akan dipusatkan di pasar tradisional serta instansi terkait di Medan dan sekitarnya.

Mengenai kebutuhan uang kartal, BI perkirakan akan mencapai Rp4,8 triliun atau naik 14,3% dari tahun  sebelumnya sebesar Rp4,2 triliun. Seluruh kebutuhan UPK tersebut dipastikan bisa disediakan BI. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in