Home | Jurnal Medan | Pakkat, Si Rotan Muda Jadi Menu Khas Ramadhan

Pakkat, Si Rotan Muda Jadi Menu Khas Ramadhan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Kuliner tradisional masih memiliki tempat di hati pecinta makan. Walau beragam panganan modren kian membanjiri khasanah di bisnis kuliner. Namun Pakkat, salah satu menu dari batang rotan ini bak primadona yang diburu saat Ramadhan.

Salah seorang pedagang Pakkat di Jalan AR Hakim Medan, Madan Harahap mengungkapkan, saat Ramadhan ia mampu menjual hingga 15 ikat pakkat yang perikatnya bisa berisi 150 batang muda rotan. Pendapatannya naik berkali-kali lipat dari hari biasa yang hanya mampu menjual 5 ikat saja.

Dibantu suaminya, perempuan berkulit sawo matang inipun mengaku mendapat untung kala Ramadhan. Sebab tingginya permintaan masyarakat akan pakkat sebagai menu berbuka, menjadi pendulang rezeki bagi keuangan keluarganya.

Selainpakkat, ia juga menjual menu lainnya, yakni anyang, lemang, ikan mas panggang dan bumbu anyang, bumbu ikan bakar dan bumbu pakkat. Sedangkan harga yang ia banderol untuk perbatang pakkat sebesar Rp2 ribu, dan bumbu perbungkusnya Rp5 ribu.

Guna memenuhi permintaan konsumen, pakkatnya di datangkan dari Kabupaten Padang Lawas, yang kemudian ia jual tiap hari. Tempat berjualannya pun sangat sederhana, hanya memakai drum bekas sebagai panggangan, dan meja untuk menggelar jualan. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in