Home | Jurnal Medan | Kebutuhan Uang Kartal Naik 16,3 Persen

Kebutuhan Uang Kartal Naik 16,3 Persen

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Bank Indonesia (BI) memprediksi kebutuhan yang kartal di wilayah Medan dan sekitarnya mencapai angka Rp4,8 triliun. Angka ini naik sekitar 16,3% dibanding tahun lalu yang mencapai Rp4,2 triliun. 

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut Difi A Johansyah mengungkapkan, dari tahun ke tahun kebutuhan uang di masyarakat terus meningkat. BI pun telah siap untuk melayani permintaan uang yang meningkat. Sebagaimana dengan pola-pola sebelumnya, BI telah melakukan antisipasi peningkatan kebutuhan uang jelang lebaran dengan menjaga stok di atas kebutuhan tersebut.

Pada tahun ini, Proyeksi kebutuhan uang hasil cetak sempurna (HCS) di masyarakat kota Medan sebesar Rp1,32 triliun atau naik 20% dari tahun sebelumnya Rp1,1 triliun. Dan kebutuhan uang dalam rangka pemenuhan yang di ATM selama libur panjang menyambut lebaran sebesar Rp3,56 triliun atau meningkat sebesar 15% dari tahun  sebelumnya sebesar Rp3,1 triliun. 

Untuk mendukung kelancaran kegiatan itu, BI berkomitmen dapat memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat wilayah kota Medan dan sekitarnya mulai dari Binjai, Tembung, Tanjung Morawa, Lubukpakam, Belahan dan sejumlah daerah lainnya.

Sejumlah strategi pun di siapkan, antara lain loket penukaran perbankan di wilayah Medan Kota dan sejumlah daerah, loket penukaran uang menggunakan kartu, mobil kas BI dan perbankan di lapangan, kas keliling di sejumlah pusat keramaian seperti pasar serta penukaran uang di loket Kantor Pos. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in