Home | Jurnal Medan | Peternak Minta Audit Kualitas Pakan Ternak

Peternak Minta Audit Kualitas Pakan Ternak

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Peternak Sumatra Utara dan Aceh yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Rakyat Indonesia (Aspari) meminta pemerintah membentuk lembaga independen untuk mengaudit kualitas pakan ternak.

Ketua Aspari Tengku Zulkarnaen menyebutkan, pembentukan lembaga tersebut perlu segera dilakukan karena selama ini harga ditentukan oleh perusahaan pakan, sementara peternak mengklaim kualitas pakan tidak memenuhi aturan.

Diungkapannya, bahwa selama ini tidak ada jaminan kualitas pakan ternak dari perusahaan. Kualitas pakan untuk usia 1-10 hari, 10-17 hari hingga 18-35 hari seharusnya berbeda. Standarnya berbeda.

Lebih lanjut, Zulkarnaen menuding perusahaan pakan ternak selama ini mengambil untung atas penjualan pakan, dan memaksa peternak untuk menjual di bawah harga modal. Dia mengklaim perusahaan sepakat menaikkan harga pakan, sementara harga jual diturunkan. Dia mencontohkan, untuk harga pakan saat ini dibandrol Rp7.000 per kg. Adapun, untuk menghasilkan 2 kg daging ayam dibutuhkan 3,3 kg pakan.

Total biaya tersebut kemudian harus ditambah bibit ayam Rp4.000, OVK Rp2.000, BOP 3.000 sehingga modal untuk 2 kg daging ayam Rp32.000. Sementara itu, harga jual yang ditentukan pabrik besar Rp11.000 per kg. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in