Home | Jurnal Medan | Jelang Idul Fitri, Komoditas Pangan Rawan Kartel

Jelang Idul Fitri, Komoditas Pangan Rawan Kartel

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) khawatirkan permainan kartel komoditas pangan saat Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri bakal kian gencar. Meminimalisir kejahatan, lembaga pemerintah tersebutpun fokuskan diri melakukan penegakan hukum ke pelanggaran kartel yang dilakukan pelaku usaha.

Kepala KPPU Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Medan, Abdul Hakim Pasaribu mengatakan, permasalahan kartel yang terjadi sudah hampir merambah di semua komoditas pangan misalnya bawang putih, daging sapi dan daging ayam.

Khusus di daging sapi saja, permasalahan yang terjadi saat ini kenaikan harga. Sebab kuota impor yang dibatasi, membuat pedagang kesulitan mendapatkan sapi lokal. Sedangkan rantai distribusinya panjang.

Khusus di Sumut, KPPU Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Medan menemulan adanya permasalahan di sektor daging sapi, berupa ketersediaan data yang berbeda dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan BPS terkait populasi sapi lokal dan impor, juga produksi daging sapi lokal dan impor. Sehingga menyulitkan dalam melakukan pengawasan.

KPPU pun mengkhawatirkan, jika persoalam rantai distribusi yang panjang, ditambah ketersediaan pasokan yang tidak memadai, maka harga daging sapi akan melambung saat Ramadhan dan Idul Fitri nanti. Harganya pun diprediksi bisa mencapai angka Rp140 ribu hingga Rp160 ribu per kg. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in