Home | Jurnal Medan | Industri Eelektronik Melesu

Industri Eelektronik Melesu

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Kondisi perekonomian global yang melambat turut memberikan dampak bagi industri eletronik bidang kamera. Canon selaku salah satu perusahaan di bidang ini mengakui penurunan penjualan hingga 40 persen lebih.

Canon Division Division Director PT Datascrip, Merry Harun mengatakan, dilihat dari rate penjualan, ada penurunan sejak 2012 sekitar 1 juta unit dari biasanya yang sempat mencapai 2 juta unit pada produk kamera SLR. Namun begitu pihaknya masih menaruh ke optimisan bahwa penjualan kamera bakal tetap bertumbuh mengingat masih banyak masyarakat khususnya pecinta fotografi.

Tak tanggung, perusahaan ini pun menargetkan pada tahun ini akan mampu menjual produk sebanyak 135 ribu unit. Dan menargetkan diri untuk tetap menjadi market leader (penguasa pasar) dengan rata-rata penjualan di atas 50 persen dibanding produk lainnya di kelas kamera dan printer.

Merry juga menerangkan, bahwa Sumut khususnya Medan memberi kontribusi yang cukup besar setelah Jakarta dan Surabaya. Market share (andil) Medan berkontribusi 10 sampai 20 persen terhadap penjualan skala nasional.

Sementara guna mendongkrak penjualan dan memperluas jangkauan pasar, PT Datascrip melakukan trobosan bentuk Kantor Penjualan Cabang (KCP) Medan dengan wajah baru yang memiliki showroom lebih luas serta pilihan produk semakin lengkap.

Saat ini, Datascrip memiliki 9 KPC yang terbesar di Indonesia, diantaranya, Balik Papan, Bandung, Makassar, Manado, Medan, Palembang, Padang, Pekan Baru dan Surabaya. Dan dalam waktu dekat ini, Makassar akan jadi target kantor dengan wajah baru. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in