Home | Jurnal Medan | Waspadai Air Pasang, Gelombang Laut Meninggi 2,5 Meter

Waspadai Air Pasang, Gelombang Laut Meninggi 2,5 Meter

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau para nelayan untuk berhati-hati saat akan melaut, akan bahaya gelombang air muka laut yang meninggi. Gelombang diprediksi akan naik sekitar 2,5 meter dari batas normalnya khususnya di daerah Nias dan Sibolga.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Sunardi mengatakan, meningginya air gelombang muka laut terjadi karena arah hembusan angin dari arah timur ke pantai barat sekitar 15-20 knot.

Sunardi juga mengingatkan bahwa masyarakat untuk tidak ceroboh ketika akan membuang benda-benda yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Sebab Sumatera Utara masih musim kemarau.

Saat ini kondisi cuaca di Sumut masih dalam keadaan kering karena musim kemarau yang bakal mendera hingga akhir April 2016. Sehingga potensi kebakarannya sangat tinggi, khususnya di daerah-daerah yang rawan kebakaran.

Berdasarkan pantauan satelit aqua, dalam sepekan terakhir ini terlihat beberapa titik api di Sumatera Utara, khususnya berada di daerah Tapanuli Selatan dan Karo. Namun titik api yang terpantau cenderung fluktuatif (berubah-ubah), dan dalam jumlah antara 1-14 titik api.

Sunardi juga mengatakan, pada April ini akan menjadi puncak musim kemarau dengan rentang maksimal suhu udara panasnya diatas 35 point 6 drajat celcius.RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in