Home | Jurnal Medan | Gardu Induk Terbakar, Karo Gelap

Gardu Induk Terbakar, Karo Gelap

By
Font size: Decrease font Enlarge font

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan bahwa masyarakat Kabupaten Karo akan mengalami byar pet (mati listrik) hingga akhir pekan ini karena kondisi pasokan listrik yang defisit akibat terbakarnya gardu induk di Brastagi pada Senin malam belum rampung diperbaiki.

Deputi Manager Hukum dan Humas PT PLN (Persero) Wilayah Sumut, Mustafrizal mengatakan, terbakarnya gardu induk diduga terjadi akibat adanya gangguan di peralatan PLN sehingga menghanguskan peralatan beserta ruangannya. Untuk membuatnya kembali normal, saat ini pihaknya tengah menjemput peralatan yang terbakar ke Kuala Tanjung, karena peralatan yang terbakar tidak bisa diperbaiki lagi.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Karo, PLN mengusahakan mensuplainya dari Gardu Induk Siantar dan Sidikalang sebesar 5 Megawatt. Hanya saja pasokan tersebut masih kurang, karena kebutuhan listrik di Karo saat beban puncak mencapai 34 Megawatt, artinya daya listrik yang kurang sebesar 29 MW.

Mustafrizal pun berjanji akan menyelesaikan persoalan defisit listrik di Kabupaten Karo segera selesai. Namun untuk sementara waktu hingga Jumat, 4 Maret 2016 nanti sebagian rumah tinggal masyarakat masih akan gelap gulita. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in