Home | Jurnal Medan | Februari, Sumut Diprediksi Deflasi

Februari, Sumut Diprediksi Deflasi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara (Sumut) perkirakan perekonomian daerah pada triwulan I 2016 lebih tinggi dari triwulan ke I 2015 atau secara year on year (yoy) yakni dikisaran 5,2-5,6 persen.

Kepala Advisory Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah Bank Indonesia Wilayah Medan, Budi Trisnanto mengatakan, perekonomian Sumut akan lebih baik dari tahun lalu dengan beberapa indikator pendorong utama yang pada umumnya berasal dari dalam negeri. Diantaranya sektor pertanian, perdagangan dan konsumsi dalam negeri akan mendorong tingkat ekonomi lebih baik pada triwulan I 2016 dibandingkan triwulan I 2015.

Dikatakannya, pada sektor pertanian khususnya tanaman pangan sudah mulai panen di beberapa daerah di Sumut. Kemudian pada sektor perdagangan, perayaan Tahun Baru, Imlek dan lainnya juga mendorong pergerakan ekonomi. Dan terakhir infrastruktur yang sudah mulai berjalan juga akan mendorong tingkat konsumsi lebih cepat lagi.

Kemudian, pada umumnya Sumut memang akan lebih didorong konsumsi dalam negeri atau domestik. Karenanya indikator yang akan lebih mendukung pertumbuhan ekonomi dari konsumsi masyarakat bukan faktor eksternal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, perekonomian Sumut triwulan I 2015 tercatat sebesar 5,32 persen. Sementara sepanjang tahun lalu perekonomian Sumut sebesar 5,1 persen. Perekonomian ini terus melambat dari tahun sebelumnya. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in