Home | Jurnal Medan | BPR Akan Sertifikasi Front Office

BPR Akan Sertifikasi Front Office

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Sekretaris Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Wilayah Sumut Bumaman Teodeki mengaku untuk menghadapi MEA maka front office di BPR akan disertifikasi. Menurutnya, pembenahan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci menghadapi MEA.

Selain melakukan fit and proper test pada jajaran direksi dan komisaris, test uji kelayakan dan keterampilan akan dimaksimalkan kepada SDM.

Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia, total aset BPR di Sumut pada November 2015 mencapai Rp1,17 triliun, tumbuh 11% dari posisi Rp1,05 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, himpunan dana pihak ketiga (DPK) pada November 2015 mencapai Rp892 miliar, naik 15,24% dari posisi Rp774 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun komposisi DPK pada November terdidiri dari tabungan Rp436 miliar dan deposito Rp456 miliar.

Dari sisi kualitas kredit, Bumaman tak menampik  bahwa industri BPR harus melakukan pembenahan dalam manajemen risiko. Melalui manajemen risiko yang baik maka kualitas pembiayaan di BPR akan terjadi.

Tercatat pada November 2015, nilai rasio kredit  bermasalah (non-performing loan/NPL) mencapai Rp70 miliar, tumbuh 20,68% dari posisi Rp58 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.Adapun target industri BPR di Sumut pada 2016, hanya dipatok optimis tumbuh 10%, akan tetapi target pesimis hanya pada kisaran 7%. Bumaman mengatakan target rencana bisnis pada tahun ini lebih rendah bila dibandingkan tahun lalu. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in