Home | Jurnal Medan | KPPU Endus Dugaan Kartel Perbankan

KPPU Endus Dugaan Kartel Perbankan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengendus dugaan kartel di sektor industri perbankan yang dilakukan kepada debitur usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Wakil Ketua KPPU RI, R Kurnia Syaranie mengatakan, saat ini sedang di lakukan pembuktian terkait adanya dugaan kartel. Sebab bank milik pemerintah yang aktif menyalurkan kredit ke pengusaha mikro ada potensi mengambil untung yang cukup besar, sehingga suku bunga kredit mikro cenderung melambung.

Perbankan pun diharapkan yang menyalurkan kredit mikro bisa terlebih dahulu nenurunkan suku bunga dasar kredit (SBDK) mikro. Sebab bila bank pemerintah menurunkan suku bunga mikro, maka otomatis hal tersebut akan menurunkan rate di pasar.

KPPU pun menyayangkan bila bank yang dibentuk pemerintah untuk mengutamakan kepentingan rakyat malah diduga kuat sebagai pelaku kartel suku bunga. Sebab bila dibandingkan dengan kondisi SBDK di Indonesia dengan suku bunga kredit di negara lain, maka perbankan di Indonesia dalam kategori sangat tinggi.

Apalagi menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) khusus industri keuangan pada 2020, industri perbankan nantinya dikhawatirkan akan kalah bersaing dengan bank-bank asing.

Kini untuk membuktikan dugaan kartel suku bunga KPPU akan menjalin komunikasi yang intens kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in