Home | Jurnal Medan | Pengembang Properti Khawatir Tak Tersuplai Listrik

Pengembang Properti Khawatir Tak Tersuplai Listrik

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pengembang sektor properti mengkhawatirkan bila kondisi daya kelistrikan di Sumatera Utara terus terganggu, suplai tegangan ke perumahan baru akan terancam tidak tersalurkan.

Kekhawatiran itu di ungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Real Estate Indonesia (REI), Tomy Wistan. Menurutnya bila fasilitas pembangkit listrik tidak ditambah, atau yang rusak tidak diperbaiki maka nantinya akan mengganggu sektor properti.

Sebab setiap tahun pengembang melakukan pembangun perumahan baru. Khususnya di Sumatera Utara saja, pada tahun ini target pembangunan rumah baru, baik komersil maupun non kemersil sebanyak 20 ribu unit, dengan rata-rata kebutuhan listriknya per tempat tinggal sekitar 1.200 megawatt.

Untuk kerusakan fasilitas instalasi pada listrik yang terjadi saat ini belum terlalu mengganggu. Sebab karena tingkat penjualan yang masih melambat karena daya beli masyarakatnya yang lemah. Begitupun pembangunan rumah tetap dilakukan oleh pengembang, karena kebutuhan akan rumah tiap tahunnya selalu meningkat. Kekhawatiran terjadi bila kondisi kelistrikan yang ada tetap buruk, sehingga suplai listrik bisa terancam. Pengembangpun berharap ada jaminan akan ketersediaan listrik ini. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in