Home | Jurnal Medan | Investor "Enggan" ke Sumut

Investor "Enggan" ke Sumut

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Investor masih enggan menanamkan investasi ke Sumatera Utara hanya karena terkendala di masalah klasik yang tak kunjung berakhir. Mulai dari persoalan infrastruktur dan pasokan energi yang buruk.

Pimpinan Bank Indonesia Wilayah Sumut, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, dari hasil riset growth diagnostic, kendala investasi masih terkait dengan permasalahan infrastruktur berupa kualitas jalan yang masih buruk, pasokan listrik yang terbatas serta korupsi dan kriminalitas yang masih perlu diperhatikan.

Difi memahami bahwa permasalahan pemenuhan energi listrik terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, termaksud Sumut. Saat ini total kapasitas terpasang nasional mencapai 50.000 megawatt dengan cadangan listrik yang terbatas akibat tidak seimbangnya pembangunan pembangkit yang hanya 6,5 persen dibandingkan pertumbuhan kebutuhan listrik 8,7 persen pertahun.

Sementara itu hingga akhir 2024 kebutuhan listrik diseluruh wilayah tanah air diperkirakan akan mengalami peningkatan kapasitas listrik sebesar 35.000 MW dalam 5 tahun kedepan atau 7.00 MW pertahun. Untuk itu dibutuhkan dana investasi yang tidak sedikit dan pengelolaan yang baik, sehingga kebutuhan listrik tersebut dapat dipenuhi agar pertumbuhan investasi di Sumut dapat ditingkatkan. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in