Home | Jurnal Medan | PLN Klaim Masa Krisis Daya di Sumut Berakhir

PLN Klaim Masa Krisis Daya di Sumut Berakhir

By
Font size: Decrease font Enlarge font

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan masa defisit listrik di Provinsi Sumatera Utara sudah berakhir. Pasokan daya yang tersedia melebihi kebutuhan rata-rata harian.

General Manager PT PLN Wilayah Sumut, Agung Nugraha mengatakan, cadangan daya listrik saat ini sudah mendekati 14 persen atau sebanyak 1.970-an megawatt (MW). Sedangkan kebutuhan rata-rata harian saat beban puncak maksimal hanya 1.800 MW.

Meski Sumut tidak lagi defisit daya, namun bukan berarti bebas dari pemadaman listrik. Sebab gangguan lokal masih akan terjadi, seperti trafo meledak, tiang listrik rubuh atau peralatan rusak.

Bila hal itu terjadi, PLN mengaku akan melakukan rekayasa sistem lewat penurunan tegangan. Agar pemadaman bergilir tidak sampai dilakukan. Namun bila tidak berhasil, maka langkah selanjutnya memadamkan listrik di pelanggan yang bertegangan tinggi dan memiliki pembangkit mandiri seperti industri, dan bila tidak juga defisit daya terselesaikan langkah terakhir dengan menurunkan daya pasok listrik ke pengguna bertegangan menengah yang memiliki genset.

Sementara itu, pada saat malam pergantian tahun dan 1 Januari 2016 kondisi kelistrikan di Sumut dalam kondisi cukup daya. Pemakaian listrik pada saat beban puncak diperkirakan hanya 1.638 MW saat malam pergantian tahun (31 Desember 2015), dan di 1 Januari 2016 hanya 1.535 MW. Maka dengan pasokan daya yang tersedia 1.910 MW, artinya daya listrik cadangan yang dimiliki sekitar 273-398 MW. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in