Home | Jurnal Medan | Sektor Pariwisata dan Industri Kreatif Masih Minim Perhatian

Sektor Pariwisata dan Industri Kreatif Masih Minim Perhatian

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan menilai, bahwa selama ini pemerintah tidak memberikan ruang yang penuh kepada sektor pariwisata dan industri kreatif. Padahal sektor ini dapat menjadi penyumpang perekonomian karena potensinya yang sangat besar.

Ada banyak sektor pariwisata di tanah air yang tidak kalah menarik dan bagus bila dibandingkan dengan negara lainnya. Namun justru kalah pamor karena pengelolaan sumber daya yang ada masih setengah hati (tidak maksimal). Mulai dari promosi hingga akses menuju ke lokasi yang sering menjadi kendala.

Kemudian di sektor industri kreatif juga sangat besar peluangnya. Sebab setiap tahun selalu ada pengusaha (entrerpreneur) baru yang hadir dengan bidang keahliannya. Namun dukungan ke mereka juga cenderung tidak begitu baik. Sebab disaat mereka masih baru memulai bisnis, justru sudah harus dibebankan dengan hal-hal seperti pajak. Seharusnya dibiarkan berkembang terlebih dahulu, sebab jika sudah berkembang maka secara otomatis akan sadar dengan kewajibannya untuk membayar pajak.

Sofyan Tan yang kini di DPR RI berada di Komisi X bidang pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian dan kebudayaan berharap agar peran pemerintah harus hadir dengan memberikan ruang yang kondusif kepada pelaku usaha di industri kreatif dan sektor pariwisata. Hal ini jugalah yang dituntut dan di hadirkan dalam nawacita. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in