Home | Jurnal Medan | Pengusaha Nilai Indonesia Mirip Negara Auto Pilot

Pengusaha Nilai Indonesia Mirip Negara Auto Pilot

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai Indonesia sebagai negara auto pilot. Dimana pemerintahnya cenderung masih lepas tangan dalam mengatasi persoalan bangsa. Sebab keberadaan pemerintah seakan “antara ada dan tiada”.

Menurut Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Laksamana Adiyaksa, bahwa selama ini stake holder yang ada, baik pemerintah dan swasta masih berjalan masing-masing. Belum ada keterikatan yang kuat. Hal itu dapat dilihat dari persoalan krisis energi yang melanda Sumatera Utara. Meski sudah berlangsung lama, namun tak juga ada campur tangan dari pemerintah yang mampu menyelesaikan persoalan tersebut. Pemerintah diharapkan tidak absen dengan perannya sebagai tata kelola.

Pembangunan juga diharapkan dapat merata. Sebab selama ini dinilai pengusaha masih timpang (tidak seimbang). Dimana terpusat di kota, sedangkan daerah pinggiran minim pembangunan. Akibatnya, karena terlalu terkonsentrasi di kota, arus kendaraan yang melintas pun menjadi padat dan menyebabkan kemacetan. Bila pembangunan merata, maka mobilitas penduduknya akan terdistribusi. Tidak hanya terkonsentrasi di satu tempat saja.

Pengusaha juga mengharapkan negara tidak boleh terlalu lemah. Karena negara kuat, maka perekonomiannya akan kuat. Bila perekonomian kuat dengan negara yang kuat, kualitas hidup manusia Indonesia akan meningkat. Sebab kondisinya saat ini masih memprihatinkan, banyak masyarakat yang kelaparan dan kualitas kesehatan belum terjamin.

Dan program nawacita yang di gaung-gaungkan pemerintah akhir-akhir inipun diharapkan dapat terwujud dengan baik. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in