Home | Jurnal Medan | Harga Emas Masih Terpuruk

Harga Emas Masih Terpuruk

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, emas sudah mengalami keterpurukan yang cukup dalam. Dimana anjlok hampir 50 persen.

Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menerangkan, di tahun 2011 emas sempat menyentuh level $1.900 per ons troynya, namun saat ini hanya berada dikisaran $1.070 per onstroynya.

Namun bagi harga emas domestik, justru harganya masih relatif stabil. Dimana harga emas domasih mampu dipertahankan di atas Rp450.000 per gramnya. Artinya meskipun harga emas dirugikan dengan tren penurunan, namun juga diikuti dengan pelemahan rupiah yang mengakibatkan harga emas nasional masih tertolong. Hal ini terjadi seiring dengan kebijakan Bank Snetral AS. Dimana bank sentral AS yang sebelumnya menggelontorkan stimulus, namun kembali menghentikannya.

Disaat stimulus digelontorkan, Rupiah menguat di kisaran 9000 per US Dolar, dan harga emas dunia naik hingga $1.900. Sayangnya disaat stimulus dihentikan, Rupiah anjlok hingga ke 14.800 per US Dolar, sementara emas terpuruk ke $1.070. Nah, dinamika pada kebijakan Bank sentral AS tersebut sejalan dengan kinerja Rupiah dan harga emas dunia.

Kedepan Bank sentral AS masih dispekulasikan akan menaikkan suku bunga acuannya. Khususnya pada bulan desember ini. Dan emas masih berpeluang terpuruk hingga ke level $1.000 per ons troynya. Begitupun harga emas di tingkat lokal berpeluang terpuruk sangat dalam.

Hal itu terjadi karena kinerja rupiah yang sudah kemurahan atau undervalued. Sehingga potensi rupiah melemah sangat terbatas. Artinya jika emas terus mengalami penurunan sementara Rupiah relative stabil atau menguat, maka disaat itu harga emas nasional diperkirakan akan mengalami keterpurukan harga. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in