Home | Jurnal Medan | Kredit Macet Perbankan Syariah 9,09 Persen

Kredit Macet Perbankan Syariah 9,09 Persen

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Angka non performing financing (NPF) atau kredit bermasalah perbankan syariah di Sumatera Utara Juni 2015 sudah berada dikisaran angka 9,09 persen, dimana angka ketentuan batas maksimalnya 5 persen.

Branch Manager Kantor Wilayah Bank Muamalat Medan, Khairul Umam mengatakan, ada banyak faktor yang menjadi penyebab tingginya angka NPF di Sumut, yakni tingkat resiko nasabah gagal bayar di perbankan syariah lebih tinggi bila dibandingkan dengan perbankan syariah. Hal itu terjadi karena tingkat pemahaman (literasi) masyarakat yang masih sangat rendah. Sehingga beranggapan bank syariah adalah sosial, bukan bisnis.

Sementara itu, disaat nasabah gagal bayar, namun penagihan tidak dapat dilakukan secara paksa, musti menggunakan akad baik. Dimana mengikuti pola wanprestasi yakni bila sang nasabah dalam keadaan terkena musibah, maka tidak bisa dipaksakan untuk bayar atau suatu keadaan dimana debitur tidak dapat memenuhi kewajiban yang ditentutan dalam perjanjian.

Atas hal itulah, yang menjadi penyebab tingkat pembiayaan gagal bayar menumpuk.

Guna memperkecil tingkat NPF, menurut Khairul perlu adanya forum komunikasi yang bersinergi antar pelaku kepentingan, agar penyelesaian persoalan penyelesaian masalah hukum dapat segera di terapkan. Sebab penyelesaian masalah pembiayaan yang gagal bayar hingga ke proses hukum, baik di tingkat peradilan agama, badan administrasi syariah hingga ke pengadilan negeri belum ada.

Tercatat berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai kredit perbankan syariah yang sudah disalurkam hingga Juni 2015 sebesar Rp5,63 triliun, dengan angka market share secara nasional berada pada porsi 3,71 persen. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in