Home | Jurnal Medan | Inflasi Kumulatif Sumut 1,79 Persen

Inflasi Kumulatif Sumut 1,79 Persen

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Seluruh kota yang masuk dalam indeks harga konsumen (IHK) di Sumatera Utara mengalami inflasi, yaitu Sibolga, Pematangsiantar, Medan, dan Padangsidimpuan. Laju inflasi di Sumut pada Nopember 2015 pun tercatat sebesar 0,51 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional 0,21 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Wien Kusdiatmono menyebutkan, dari seluruh kota IHK di Sumut yang mengalami inflasi yaitu, Sibolga 0,78 persen, Pematangsiantar 0,28 persen, Medan 0,53 persen, dan Padangsidimpuan 0,41 persen. Dengan demikian, Sumut mengalami inflasi sebesar 0,51 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 0,21 persen.

Dia menyebutkan, inflasi di Sumut terjadi karena adanya kenaikkan harga yang ditunjukkan naiknya indeks kelompok bahan makanan, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, kelompok sandang, kesehatan, pendidikan, rekreasi dan olahraga, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan. Sedangkan penurunan indeks terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar.

Sementara itu, terjadinya inflasi pada Nopember 2015 menyebabkan laju inflasi kumulatif (November 2015 terhadap Desember 2014) di Sumut sebesar 1,79 persen. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in