Home | Jurnal Medan | Maret 2016, Minyak Curah Wajib Berkemasan

Maret 2016, Minyak Curah Wajib Berkemasan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewajibkan seluruh pelaku industri yang memproduksi minyak curah harus mengemasnya ke dalam kemasan. Kebijakan tersebutpun diwajibkan mulai dijalankan paling lama Maret tahun depan.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Rolly Tambunan mengatakan, sesuai peraturan Menteri Perdagangan nomor 21 tahun 2015, maka setiap penjualan minyak goreng berbahan crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit pada Maret 2016 wajib menggunakan kemasan bermerek.

Sesuai dengan aturan tersebut, setiap produsen, pengemas dan pelaku usaha dalam memperdagangkan minyak goreng berbahan baku sawit harus memenuhi aturan dan harus dikemas dengan baik.

Selain minyak curah, aturan mengenai kewajiban mengemas juga ditujukan kepada minyak goreng berbahan baku nabati juga diwajibkan dikemas. Namun baru akan dimulai pada Januari 2017.

Sosialisasi pun saat ini diakui Disperindag masih dilakukan di setiap kabupaten/kota khususnya ke pabrik dan grosir besar, sebelum penerapannya dijalankan tahun depan.

Sementara, tujuan Permendag tersebut diterapkan guna menjamin mutu dan higienitas minyak gorang sawit dan non-sawit yang dijual kepada konsumen. Pertimbangan konsumsi bahan pangan kebutuhan dasar masyarakat, harus sesuai dengan standar keamanan, mutu dan gizi pangan. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in