Home | Jurnal Medan | Buruh di Sumut Rencanakan Mogok Kerja

Buruh di Sumut Rencanakan Mogok Kerja

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Ribuan buruh di Sumut berencana melakukan aksi mogok kerja selama empat hari. Aksi dilakukan sebagai protes atas ketetapan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP), dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tentang pengupahan yang dianggap tidak sesuai standar.

Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut - Willy Agus Utomo mengatakan, aksi mogok kerja dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 24-27 Nopember 2015. Dengan tujuan aksi ke Kantor Gubernur dan DPRD Sumut. Adapun aksi ini merupakan bagian dari rangkaian mogok yang dilakukan secara nasional.

Willy menerangkan, bahwa PP yang sudah ditetapkan Presiden tersebut dianggap telah mengkebiri hak atas upah kaum buruh. Sebab dengan keluarnya PP tersebut, membuat UMP Sumut hanya ditetapkan naik 11,5 persen.

Dalam aksinya nanti, pernyataan sikap buruh menyangkut PP No. 78 tahun 2015 yang diharapkan dicabut, kemudian naikkan UMP dan UMK sebesar lima ratus ribu rupiah atau minimal 25 persen, dan naikan UMSK lebih besar dari UMP / UMK sebesar 10-25 persen.

Adapun beberapa elemen serikat pekerja yang akan melakukan aksi turun ke jalan diantaranya KSPI - FSPMI Sumut, SPN Sumut, SBSI Sumut, SBMI Mandiri, SB Sejati, KGB Peta Sumut, FPBI Sumut serta didukung elemen serikat mahasiswa Indonesia.

Sementara itu, Serikat Pekerja Indonesia mencatat, dalam aksi mogok nasional yang akan digelar pekan depan dijadwalkan di ikuti oleh 5 juta buruh di 22 Provinsi dan lebih dari 200 kabupaten/kota di Indonesia. RW

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in