Home | Jurnal Medan | Pertamina Kembali Normalisasi Distribusi BBM Bersubsidi

Pertamina Kembali Normalisasi Distribusi BBM Bersubsidi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

PT Pertamina memutuskan untuk melakukan normalisasi pasokan BBM bersubsidi, di seluruh wilayah Indonesia. Keputusan itu diambil, setelah terjadinya antrian panjang hampir di setiap SPBU , pasca pembatasan distribusi BBM, 18 Agustus lalu .

Setelah melakukan pembatasan distribusi BBM bersubsidi sejak 18 Agustus lalu, PT Pertamina kembali memutuskan untuk menormalisasi pasokan BBM bersubsidi kepada masyarakat. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi potensi antrian pembelian BBM yang berkepanjangan.

External Relation Pertamina Marketing Operational Regional I-Sumbagut, Brasto Galih Nugroho mengatakan, normalisasi yang dilakukan terhadap BBM jenis solar dan premium itu, telah dilakukan mulai Selasa malam, dan akan terus dilakukan hingga tidak lagi terjadi antrian mengular di SPBU. Namun demikian, penyaluran tetap akan dilakukan secara terukur, sesuai dengan kondisi di masing-masing daerah.

Brasto mengaku, normalisasi ini bepotensi membuat terlampauinya kuota BBM bersubsidi dalam APBN-P 2014, yang menjadi dasar pengaturan penyaluran BBM, menjadi sangat besar. Namun pertamina telah berkonsultasi dengan pemerintah, dan pemerintah akan memutuskan solusi kebijakan kelebihan kuota itu setelah masa kritis BBM ini berakhir.

Di Sumatera Utara sendiri menurut Brasto, ketersediaan stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi cukup aman. Terhitung per 25 agustus lalu ketersediaan Premium sebanyak 26.500 kiloliter dan Solar 18.900 kiloliter di 5 Terminal Bahan Bakar Minyak yang ada, yaitu Medan Group, Kisaran, Siantar, Sibolga dan Gunung Sitoli. -Aulia Siregar-

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in