Home | Jurnal Medan | Dagang dengan 10 Negara Mitra Utama, Sumut Defisit 20 Juta Dolar

Dagang dengan 10 Negara Mitra Utama, Sumut Defisit 20 Juta Dolar

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat, surplus neraca perdagangan Sumut pada Mei 2014 sebesar 371 juta dolar amerika lebih. Jumlah itu meningkat hampir 99 persen dibandingkan surplus pada April 2014, yang hanya sekitar 186 juta dolar. Namun jika dilihat secara spesifik, peningkatan surplus itu masih tertahan, akibat defisit perdagangan dengan 10 negara mitra utama Sumatera Utara.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark Saor Pardamean mengatakan, surplus terbesar pada neraca perdagangan Sumut, dikontribusikan oleh negara non mitra utama. Nilainya mencapai hampir 392 juta dolar. Sedangkan dengan 10 mitra dagang utama, secara total mengalami defisit hampir 20,7 juta dolar.

Bismark memaparkan, defisit perdagangan tidak terjadi pada seluruh negara mitra utama. Defisit hanya terjadi pada Tiongkok, Thailand, Australia, Argentina dan Malaysia, dengan total defisit mencapai hampir 179 juta dolar. Sementara dengan Jepang, Amerika Serikat, Belanda dan India, dengan total surplus sekitar 159 juta dolar.

Surplus yang terjadi pada Mei lalu membuat surplus transaksi berjalan Sumatera Utara di periode Januari-Mei 2014, mencapai hampir 1,75 miliar dolar. Turun 7,5 persen dibandingkan Januari-Mei 2013 yang mencapai hampir 1,9 miliar dolar. Hampir 98 persen dari surplus tersebut dikontribusikan oleh negara non mitra utama Sumatera Utara. Sedangkan Mitra Utama hanya menyumbangkan surplus sekitar 38 juta dolar, atau sekitar 2 persen dari total surplus neraca perdagangan sumut secara keseluruhan. AS

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in