Home | Jurnal Medan | OJK Akan Terapkan UU Konglomerasi di 2015

OJK Akan Terapkan UU Konglomerasi di 2015

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerapkan undang-undang nomor 21 tahun 2011, tentang pengawasan terhadap industri keuangan konglomerasi yang terintegrasi mulai Januari 2015. Sementara itu, guna penyempurnaan penerapan implementasinya, saat ini lembaga tersebut tengah melakukan pemetaan ke sekitar 31 industri keuangan di Indonesia yang akan masuk dalam lingkar pengawasan terintegrasi.

Deputi Komisioner OJK, Endang Kusulanjari mengatakan, pengawasan terhadap industri keuangan konglomerasi merupakan amanat undang-undang. Nantinya, pengawasan konglomerasi dimulai dari lembaga perbankan yang menjadi induk perusahaan. Nantinya, regulator akan merambah pengawasan konglomerasi induk perusahaan non-bank. Pengawasan terintegrasi tersebut guna mengantisipasi potensi resiko kerugian. Tidak saja konsumen, tetapi juga industri keuangan sendiri. Langkah ini juga untuk mencegah sedini mungkin, potensi terjadinya kasus tindak pidana terhadap perbankan.

Endang juga mengatakan, bahwa menjadi perlu adanya harmonisasi aturan, baik antara perbankan, pasar modal, dan lembaga keuangan lainnya. Dengan begitu, industri keuangan yang ada akan selalu dalam kondisi sehat dan mampu berdaya saing secara prima. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in