Home | Jurnal Medan | Penyaluran Kredit Perbankan Sumut Tumbuh 16,66 Persen

Penyaluran Kredit Perbankan Sumut Tumbuh 16,66 Persen

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pertumbuhan kredit perbankan di Sumatera Utara menunjukkan trend peningkatan. Dimana tercatat pertumbuhannya sebesar 16,66 persen secara year on year pada April 2014, dari Rp. 135,16 triliun menjadi Rp. 157,68 triliun. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 16,51 persen, dari Rp. 133,86 triliun menjadi Rp. 155,96 triliun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IX Sumut dan Aceh, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, akselerasi pertumbuhan kredit dipicu oleh penyaluran kredit ke sektor industri pengolahan yang tumbuh sebesar36,36 persen pada April 2014, dari Rp. 24,98 triliun menjadi Rp. 34,13 triliun. Berdasarkan survei kegiatan dunia usaha yang dilakukan Bank Indonesia, terjadi permintaan domestik khususnya kepada subsektor makanan, minuman dan tembakau. Peningkatan permintaan tersebut diperkirakan menjadi faktor utama yang memicu pertumbuhan kredit sektor industri pengolahan.

Berdasarkan komposisi pada April 2014, kredit perbankan Sumut adalah 95,31 persen atau 150,29 triliun untuk perbankan konvensional dan 4,69 persen atau Rp. 7,39 triliun untuk perbankan syariah. Kredit perbankan syariah mengalami akselerasi dengan pertumbuhan sebesar 2,92 persen, dari Rp. 7,18 triliun menjadi Rp. 7,39 triliun.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 0,31 persen dari Rp. 7,42 triliun menjadi Rp. 7,43 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat Sumut untuk menggunakan pembiayaan berbasis syariah semakin meningkat. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in