Home | Jurnal Medan | Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Sumut Naik 7,44 Persen

Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Sumut Naik 7,44 Persen

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Nilai ekspor hasil pertanian dan pertambangan Provinsi Sumatera Utara mengalami kenaikan. Dimana nilainya tercatat pada April 2014 sebesar 1,65 juta dollar amerika, naik sekitar 7,44 persen dibanding tahun sebelumnya dengan periode yang sama sebesar 1,53 juta dollar amerika.

Kepala Seksi Hasil Pertanian dan Pertambangan Disperindag Sumut Fitra Kurnia mengatakan, tidak hanya dari sisi nilai yang mengalami kenaikan, volume juga. Dimana realisasi volume ekspornya naik sekitar 0,91 persen, atau sebanyak 1,713 juta ton pada April 2014, sementara tahun lalu dengan periode yang sama sebanyak 1,69 juta ton.

Kenaikan nilai dan volume ekspor pada April tahun ini, paling besar disumbang oleh sektor komoditas rempah-rempah (cassia vera, cengkeh, kayu manis, kemiri, kapulaga, kemenyan, kencur kering dan biji pinang), lalu teh hitam, biji pinang, minyak atsiri dan lainnya, minyak mentah (CPO) dan fraksinya/turunannya, hasil laut udang, hasil laut lainnya (labi-labi), dan minyak kelapa.

Sementara itu, untuk komoditas lainnya seperti biji coklat, holtikultura, hasil hutan bukan kayu, kopi jenis arabica, instan dan robusta, karet, hasil laut dan paha kodok. Disperindag Sumut sendiri berharap, hingga akhir penutupan tahun ini, ekspor hasil pertanian dan pertambangan berdasarkan Surat Keterangan Asal (SKA) dapat menunjukkan trend kenaikan. Mengingat kondisi perekonomian global yang sedikit menunjukkan perbaikan, meski masih pada status was-was. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in