Home | Jurnal Medan | 357 Bangunan di Gaharu I dan II akan Dirubuhkan

357 Bangunan di Gaharu I dan II akan Dirubuhkan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Guna perluasan wilayah operasional penunjang areal kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggusur merubuhkan 357 bangunan yang berada di Jalan Gaharu I dan II Medan seluas kurang lebih 4,52 hektare, karena berdiri di atas lahan aset perusahaan plat merah tersebut. Batas waktu pengosongan wilayah sendiri di deadline hingga akhir Mei 2014.

Humas PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional (Divre) I Sumut dan Aceh, Jaka Jakarsih mengatakan, tanah yang berada di Jalan Gahari I dan II tersebut merupakan aset milik PT KA. Dimana penetapan aset tersebut diakui di dalam ground kaart (alas hak di zaman Belanda). Dahulunya, sebelum tahun 60-an, diatas tanah aset tersebut hanya terdapat 234 rumah dinas milik KA, namun lambat laun karena lahan tersebut terbengkalai kosong, akhirnya masuk pendatang yang kemudian membangunan tempat tinggal, hingga kini jumlahnya sudah mencapai 357 bangunan.

Saat dilakukan audit, tercatat hanya 10-an bangunan tempat tinggal saja ditempati pegawai aktif, sisanya sebanyak 125 bangunan di tempati pensiunan, lalu 27 bangunan PT KA di huni orang luar, kemudian sebanyak 58 unit dipinjam pakai oleh TNI sebagai rumah dinas, serta 15 rumah di tempati oleh pihak Telkom dan 117 sisanya menjadi bangunan liar. PT KA pun berharap agar masyarakat yang menempati lahan aset negara tersebut dapat segera di kosongkan, hingga batas waktu yang ditentukan. PT KA akan memberikan upah bongkar sebesar 200 ribu rupiah untuk bangunan non permanen dan sebesar 250 ribu rupiah untuk bangunan permanen.

PT KA sendiri mengaku tidak akan memberikan ganti rugi, karena warga yang bermukim di wilayah tersebut sudah dibiarkan untuk menetap hingga puluhan tahun tanpa dikenakan biaya sewa. PT KA sendiri mengaku, bahwa proses sosialisasi sudah dilakukan pertemuan hingga tiga kali. Namun memang diakui Jaka, bahwa hingga kini baru 10 kepala keluarga (mereka merupakan pegawai aktif) yang tidak lagi menempati wilayah tersebut, sisanya masih memilih bertahan. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in