Home | Jurnal Medan | Peredaran Upal di Indonesia Terus Meningkat

Peredaran Upal di Indonesia Terus Meningkat

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Bank Indonesia mencatat, bahwa tingkat peredaran uang palsu di Indonesia terus mengalami peningkatan, dimana rata-rata persentasi temuannya sekitar 11 lembar dari 1 juta lembar uang yang beredar di 2013.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Lambok A Siahaan mengatakan, trend angka temuan uang palsunya tiap tahunnya terus mengalami peningkatan, namun temuan tersebut masih lebih sedikit bila dibanding dengan di luar negeri, bisa sampai 100 lembar dari 1 juta lembar. Begitupun, Bank Indonesia menghimbau kepada masyarakat untuk cermat dalam setiap melakukan transaksi secara tunai.

Lambok mengatakan, dilihat dari persentasenya, Sumatera Utara menjadi provinsi dengan peringkat kelima peredaran uang palsu di Indonesia. Sementara peringkat pertama, masih di dominasi di Pulau Jawa. Lambok mengungkapkan, hingga April 2014, BI menemukan 4 lembar uang palsu dari 1 juta. Dari jumlah tersebut, uang pecahan besar yang paling banyak dipalsukan.

Temuan uang palsu yang ditemukan BI ini, angka yang terdeteksi dan didapatkan dari bank-bank atau masyarakat yang melapor kepada BI ataupun kepolisian. Selain itu, ada juga dari penggerbekan yang dilakukan atas kerjasama BI dan kepolisian. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in