Home | Jurnal Medan | Pasokan Menipis, Harga Bawang Sudah Rp.26 Ribu

Pasokan Menipis, Harga Bawang Sudah Rp.26 Ribu

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan mulai merangkak naik. Saat ini harga perkilogramnya sudah mencapai Rp.26 ribu, dari harga sebelumnya yang hanya Rp.20 ribu. Kenaikan itu sendiri, disinyalir dipengaruhi oleh pasokan yang menipis.

Salah seorang pedagang di Pasar Petisah, Ramses mengatakan, sejak seminggu ini, secara perlahan, harga bawang merah naik. Kenaikan terjadi untuk jenis bawang dari Pulau Jawa. Kenaikan itu sendiri, diperkirakan dipicu oleh pasokan, sebab jumlahnya menurun sekitar 10 persen dari suplai sehari-hari.

Disebutkannya, rata-rata dalam sehari volume bawang merah yang ia ambil dari distributor untuk di pasarkan kembali sebanyak 10 kilogram, kini hanya 8 kilogram saja. Jumlah tersebut pun tidak lantas habis, karena seiring dengan naiknya harga, konsumen juga turut memperkecil jumlah pembelian.

Ramses juga mengatakan, selain bawang merah, bahan pokok lainnya yang juga mengalami kenaikan yakni sayur wortel, dari sebelumnya Rp.8 ribu per kg, kini telah mencapai Rp.20 ribu per kg, tomat dari Rp. 4 ribu per kg, menjadi Rp.15 ribu per kg. Sedangkan lainnya, mengalami penurunan, yakni bawang putih stabil di harga Rp.16 ribu perkg, cabe rawit Rp.40 ribu per kg, dari harga sebelumnya mencapai Rp.60 ribu per kg, cabe merah kini diharga Rp.20 ribu perkg dari harga sebelumnya mencapai Rp.28 ribu per kg, dan brokoli kini Rp.13 ribu per kgnya. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in