Home | Jurnal Medan | Didorong Sektor Industri dan Perdagangan Ekonomi Sumut Tumbuh 5,6 Persen

Didorong Sektor Industri dan Perdagangan Ekonomi Sumut Tumbuh 5,6 Persen

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Kinerja perekonomian Sumatera Utara pada triwulan I-2014, yang tergambar dari pendapatan domestik regional bruto atas harga konstan 2000, mengalami pertumbuhan 5,6 persen dibandingkan triwulan I-2013 lalu dengan jumlah berdasarkan harga berlaku mencapai Rp. 108 triliun. Namun pertumbuhan ini cenderung melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I-2013, yang telah mencapai 6,14 persen.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Sumut, Ateng Hartono mengatakan, secara sektoral pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, yang tumbuh lebih dari 10 persen. Disusul sektor jasa-jasa yang tumbuh 7,5 persen, sektor industri pengolahan dan bangunan yang tumbuh hampir 6 persen, serta sektor perdagangan, hotel dan restoran maupun sektor listrik, gas dan air bersih yang masing-masing tumbuh sekitar 5,6 persen. Sedangkan sektor pengangkutan dan komunikasi tumbuh lebih dari 5 persen. 2 sektor lainnya, yakni sektor pertanian dan pertambangan serta penggalian, tumbuh dibawah 4 persen. Meski begitu secara kontribusi, sektor industri pengolahan serta perdagangan, hotel dan restoran masih menjadi sektor dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi . Dimana keduanya masing-masing berkontribusi 1,1 persen terhadap total pertumbuhan ekonomi Sumut.

Sementara itu berdasarkan penggunaannya, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara masih didorong oleh sektor konsumsi rumah tangga. Dimana peran sektor ini mencapai 4,21 persen atau Rp.64 triliun atas dasar harga berlaku. Sektor lainnya yang juga memberikan kontribusi positif adalah sektor ekspor barang dan jasa sebesar 2,88 persen, impor barang dan jasa 2,16 persen, pembentukan modal tetap bruto sebesar 0,96 persen, konsumsi pemeritah 0,41 persen dan konsumsi nirlaba 0,02 persen. Sementara sektor yang justru memicu perlambatan adalah sektor perubahan stok sebesar 0,71 persen. AS

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in