Home | Jurnal Medan | Terkendala Kawasan Hutan, Pencetakan Sawah Di Sumut Mandeg

Terkendala Kawasan Hutan, Pencetakan Sawah Di Sumut Mandeg

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengaku kesulitan mencari lahan untuk lokasi pencetakkan sawah baru. Akibatnya target pencetakkan sawah tak kunjung terpenuhi sejak 5 tahun terakhir.

Kasubag Program Dinas Pertanian Sumatera Utara, Lusiantini mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan pencetakkan sawah baru seluas 1400 hektare.Namun mereka pesimis target tersebut dapat tercapai. Pasalnya dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, mereka hanya mampu mencatak sawah tidak lebih dari 4400 hektare.

Sulitnya mencari lokasi pencetakkan sawah baru, umumnya dikarenakan lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi, merupakan kawasan hutan. Sementara memperoleh ijin untuk pengelolaan kawasan tersebut untuk pencetakkan sawah baru, bukanlah perkara yang mudah. Seperti untuk proyek pencetakkan sawah baru seluas 20 ribu hektare di Kabupaten langkat, karena status kawasan hutan hingga saat ini pencetakkan belum bisa dilakukan. Padahal pemerintah sudah menyiapkan rencana untuk membangun irigasi yang mampu mengairi 12 ribu hektare sawah di 3 kecamatan di kawasan tersebut.

Selain kawasan hutan, sulitnya memenuhi target pencetakkan sawah karena tingginya laju alih fungsi lahan pertanian padi. Lusiantini mengaku, berdasarkan catatan pihaknya, sekitar 1,64 persen lahan pertanian padi beralih fungsi dalam 2 tahun terakhir. Pada umumnya lahan pertanian padi, beralih fungsi ke tanaman perkebunan dan pemukiman. AS

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in