Home | Jurnal Medan | Buruh Kembali Tuntut KHL Naik, Pengusaha Keberatan

Buruh Kembali Tuntut KHL Naik, Pengusaha Keberatan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Kalangan pengusaha yang tergabung dalan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) wilayah Sumut mengaku keberatan dengan tuntutan buruh pada mayday yang berharap Keriteria Hidup Layak (KHL) di provinsi menjadi 84 item. Keinginan buruh tersebut pun dianggap berat terpenuhi, dengan kondisi ekonomi yang masih terseok-seok saat ini.

Wakil Ketua Apindo Sumut, Johan Brien mengatakan, pengusaha berat mengikuti keinginan buruh yang ingin KHL dinaikkan disaat kondisi sekarang ini, kecuali kondisi inflasi di Provinsi Sumut dalam kondisi tinggi, karena biasanya akan berimbas kepada harga barang yang naik, maka pengusaha akan mempertimbangkan untuk menaikkan KHL. Namun ketentuan menaikkan KHL itu sendiri harus lewat survei dan pembahasan terlebih dahulu. Pengusaha pun mengharapkan kepada para buruh pun untuk dapat bertahan dengan ketetapan KHL sekarang ini. Sebab belum stabilnya kondisi perekonomian global, cukup besar terasa dampaknya oleh pengusaha di dalam negeri.

Buruh pun juga diharapkan dapat meningkatkan tingkat produktifitas dan keahlian dalam bekerja, sebab akan diberlakukannya program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar bebas ASEAN pada 2015 nanti, akan menjadi tantangan yang sangat besar. Bila tidak kuat dalam berdaya saing, maka bisa kalah. Pengusaha juga berharap kepada pemerintah untuk menjamin keamanan dan kenyaman pengusaha dalam berinvestasi. Pada pelaksanaan hari buruh sedunia (mayday), ada sekitar 5 ribu buruh di Sumatera Utara turun ke jalan untuk melaksanakan longmarch.

Adapun yang menjadi tuntutan utama buruh, yakni agar di naikkan upah minimum 2015 sebesar 30 persen dan revisi KHL menjadi 84 item, tolak penangguhan upah minimum, jalankan jaminan pensiun wajib bagi buruh pada Juli 2015, jalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat dengan cara cabut permenkes nomor 69 tahun 2013 tentang tarif ganti, serta audit BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, hapus outsourcing, khususnya outsourcing di BUMN, dan sahkan RUU PRT dan revisi UU Perlindungan TKI, juga cabut UU Ormas dan ganti dengan RUU Perkumpulan, lalu angkat pegawai dan guru honorer menjadi PNS, serta subsidi Rp1 juta per orang/per bulan dari APBN untuk guru honorer, sediakan transportasi publik dan perumahan murah untuk buruh, jalankan wajib belajar 12 tahun dan bea siswa untuk anak buruh hingga perguruan tinggi. RW

Subscribe to comments feed Comments (5 posted)

avatar
1.sebenarnya saya tidak malas belajar baasha inggris ini,tetapi saya kurang menguasai akan pelajaran-pelajarannya.jadi,saya kurang paham akan soal-soal ataupun tugas rumah yang Bapa berikan2.Menggunakan metode-metode khusus yang bisa membuat belajar baasha inggris itu dapat menghibur serta dapat belajar dengan mudah dan nyaman.
avatar
Hey, you're the goto <a href="http://nmvesuex.com">expter.</a> Thanks for hanging out here.
avatar
No coinpamlts on this end, simply a good piece. http://bscxhtff.com ausuwubhn [link=http://vpglbslwcc.com]vpglbslwcc[/link]
avatar
It's much easier to <a href="http://vwpazupbaa.com">untsnedard</a> when you put it that way!
avatar
What a great rescorue this text is. http://uqcpvnrtbo.com lnmjyysohdr [link=http://kbqaff.com]kbqaff[/link]
total: 5 | displaying: 1 - 5

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in