Home | Jurnal Medan | PLN Desak Pemprovsu Bantu Pembebasan Lahan di Pangkalansusu

PLN Desak Pemprovsu Bantu Pembebasan Lahan di Pangkalansusu

By
Font size: Decrease font Enlarge font

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku kewalahan membujuk masyarakat agar mau merelakan tanahnya dibeli untuk pembangunan transmisi listrik di Pangkalan Susu, Langkat. Sebab, pembangunan transmisi di wilayah tersebut, sudah terhenti selama enam bulan akibat persoalaan pembebasan lahan.

Deputi Manajer Humas dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Wilayah Sumut, Raidir Galingging mengatakan, PLN berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumut agar membantu melakukan pembebasan lahan di lokasi pembangunan transmisi. Sebab sampai saat ini, masyarakat masih terus melakukan perlawanan, tidak hanya dalam bentuk protes, namun hingga pengrusakan sarana jaringan listrik.

Menurut PLN, bila pembangunan transmisi listrik di Pangkalansusu selesai, maka persoalan krisis listrik yang melanda Sumatera Utara dapat sedikit tertolong. Pasalnya, beberapa rencana penambahan daya dari pembangkit-pembangkit yang sudah direncanakan masuk pada tahun 2014 ini seperti PLTU Naganraya 2x110 MW dan PLTU Pangkalansusu 2x200 MW, diperkirakan molor lagi. Selain itu, beberapa pembangkit yang sedang dalam perawatan seperti GT 2.2 Belawan dan PLTU Labuhanangin sampai saat ini juga belum selesai dan masih mengalami kerusakan.

Kini Sumatera Utara kembali mengalami pemadaman bergilir,dikarenakan defisit akibat beberapa pembangkit mengalami gangguan yakni di Belawan, PLTU Labuhanangin dan PLTG Lot 3 Belawan yang juga memasuki masa perawatan. Sehingga PLN defisit listrik hingga 200 megawatt lebih. Pemadaman bergilir pun terjadi dengan lama durasi hingga tiga jam. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in