Home | Jurnal Medan | Infrastruktur Minim, Belasan Desa di Lereng Sinabung Terancam Diterjang Lahar Dingin

Infrastruktur Minim, Belasan Desa di Lereng Sinabung Terancam Diterjang Lahar Dingin

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II mengingatkan pemerintah provinsi Sumatera Utara, terkait potensi bencana banjir lahar dingin, yang berpotensi menyapu sejumlah desa di sekitar lereng gunung sinabung. Khususnya desa-desa yang berada di sekitar bantaran sungai, yang mengaliri 4 kecamatan di sekitar Sinabung.

Kepala BWS Sumatera II, Pardomuan Gultom mengatakan, saat ini terdapat jutaan ton material lahar dingin yang tertimbun di sekitar Sinabung. Musim kemarau yang melanda hampir seluruh daerah di sumut termasuk di sekitar kawasan Sinabung, membuat lahar dingin hasil erupsi itu mengendap. Namun endapan tersebut setiap saat dapat menjadi berubah menjadi banjir lahar dingin, saat hujan tiba. Membahayakannya lahar dingin tersebut, di sekitar Sinabung hanya ada satu sungai, yang akan dituju lahar dingin itu jika hujan tiba. Ironisnya, infrastuktur sungai tidak cukup baik untuk menampung material tersebut. Dampaknya, aliran lahar dingin akan ikut membawa material lainnya, seperti kayu dan batu, dan akan tumpah hingga ke bantarai sungai, dan menyapu apa saja yang dilewatinya, termasuk sejumlah desa yang ada di bantaran sungai.

Pardomuan mengatakan, saat ini puluhan stafnya telah berada di sekitar lereng Sinabung, untuk melakukan pengamatan terhadap aktifitas lahar dingin in. BWS sendiri sudah menyiapkan sejumlah program pembangunan infrastruktur untuk mengurangi dampak lahar dingin di masa mendatang. Namun saat ini dibutuhkan evakuasi menyeluruh dari sekitar lereng dan lembah sungai di sekitar Sinabung. AS

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in