Home | Jurnal Medan | Anak-anak Pengungsi Sinabung Rawan Terkena Radang Tenggorokan

Anak-anak Pengungsi Sinabung Rawan Terkena Radang Tenggorokan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Hampir 6 bulan erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terjadi. Sejak erupsi pertama pada 15 September 2013 jumlah pengungsi terus bertambah.

Kondisi pengungsian yang tidak nyaman, membuat masyarakat rawan terkena penyakit, terutama anak-anak dan para lansia. Dimana tercatat, jumlah anak-anak yang terkena penyakit radang tenggorokan cukup banyak, karena keseringan mengkonsumsi mie inStant. Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Hikmet mengatakan, untuk penanganan para pengungsi erupsi Sinabung sudah dibentuk secara nasional. Gabungan antara SKPD provinsi dengan kementerian-kementerian terkait, dibagi menurut focus masing-masing.

Kebutuhan mendasar para pengungsi  juga terus di pasok, guna menghindari kemungkinan kekurangan gizi. Tidak hanya untuk mereka yang rentan, seperti anak-anak atau balita, dan orang tua, namun juga para ibu hamil. Mulai dari makanan tambahan, juga makanan pengganti air susu khusus untuk balita. Untuk penanggulangan penyakit, di masing-masing pengungsian terdapat posko kesehatan yang bisa di datangi pengungsi setiap waktu.

Catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah pengungsi hingga 30 Januari 2014 mencapai 30.117 jiwa atau 9.338 kepala keluarga. Jumlah tersebut meningkat 1.402 jiwa atau 343 KK sejak 23 Januari 2014. Penambahan jumlah pengungsi karena jarak tak aman mencapai radius lebih 7 Km dari Sinabung.  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, merekomendasikan warga pada 16 desa dan 2 dusun diharuskan untuk mengungsi. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in