Home | Jurnal Medan | Gubernut Minta Caleg Tak Jadikan Persoalan Pertanahan Sebagai Komoditi Politik

Gubernut Minta Caleg Tak Jadikan Persoalan Pertanahan Sebagai Komoditi Politik

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjonugroho, meminta masyarakat untuk lebih waspada dengan janji-janji politik yang disampaikan para calon anggota legislative, yang akan mengikuti kontestasi politik pada pemilu 9 april mendatang. Khususnya terkait janji-janji penyelesaian konflik pertanahan.

Menurut Gubernur, masyarakat harus cerdas melihat janji-janji politik terkait penyelesaian konflik pertanahan ini. Pasalnya janji tersebut cenderung sulit diwujudkan, mengingat prosedur dan kewenangan penyelesaian konflik tanah, yang belum sepenuhnya diserahkan pada pemerintah daerah. Gubernur pun meminta agar para caleg agar lebih arif, karena janji-janji seperti itu justru dapat memicu munculnya gerakan kontro produktif, yang akhirnya justru mempersulit keadaan.

Gatot pun meminta kepada masyarakat Sumut, untuk tetap mengedepankan jalur hukum dalam penyelesaian konflik pertanahan. Ia pun menegaskan, seluruh elemen pemerintahan di Sumut, pada dasarnya terbuka dengan dialog, untuk menyelesaikan konflik-konflik pertanahan yang masih terjadi sampai saat ini. Bahkan pemerintah telah mendirikan lembaga kordinasi yang dapat dijadikan media bagi masyarakat, untuk menyelesaikan konflik-konflik pertanahan. (Aulia Siregar)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in