Home | Jurnal Medan | Bursa Lokal Jadi Harga Referensi Ekspor CPO

Bursa Lokal Jadi Harga Referensi Ekspor CPO

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan menegaskan, pihaknya akan memberlakukan sistem harga di bursa lokal, sebagai harga acuan bagi ekspor komoditi minyak sawit mentah - CPO asal Indonesia. Sebagai negara dengan produksi CPO terbesar di dunia, Indonesia dianggap sudah saatnya menjadi pembentuk utama struktur harga komoditi tersebut di pasar internasional.

Langkah tersebut menurut Gita tidak sulit dilakukan. Namun dibutuhkan soliditas antara petani, pengusaha lokal dan pemerintah, untuk sama-sama menjaga kondisifitas bursa lokal, agar harga dapat bertahan tinggi. Pemerintah sendiri diakui Gita, tengah serius menggarap bisnis hilirisasi CPO ini. Sehingga dengan penyerapan yang tinggi di dalam negeri, harga di bursa lokal juga tetap positif.

Selain terhadap CPO, metode penggunaan harga lokal sebagai referensi harga ekspor, sudah diterapkan pada komoditi timah. Hasilnya, harga timah naik signifikan, dan peran Indonesia sangat besar mempengaruhi struktur pembentujan harga ekspor komoditi tersebut.

Saat ini, penetapan harga ekspor komoditi CPO, mengacu pada harga pasar di bursa Kuala Lumpur Mlalaysia dan Roterdam - Belanda. Dengan porsi masing-masing 20 persen. Sementara porsi Indonesia mencapai 60 persen. (Aulia Siregar)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in