Home | Jurnal Medan | Revitalisasi Sawit Terkendala Peraturan Lahan Pertanian Pangan Abadi

Revitalisasi Sawit Terkendala Peraturan Lahan Pertanian Pangan Abadi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Dinas Pertanian Sumatera Utara mengaku proses penyusunan peraturan daerah perlindungan lahan pertanian pangan abadi telah memasuki babak akhir. Saat ini perda inisiatif yang dibuat untuk menindaklanjuti undang-undang perlindungan lahan pertanian itu telah berada di DPRD untuk mendapatkan pengesahan.

Kepala Dinas Pertanian Sumatera Utara, Mohammad Roem mengatakan, jika perda tersebut di sahkan, pihaknya akan lebih mudah menjaga keberlangsungan lahan pertanian, untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan pangan di Sumatera Utara. Namun ia mengaku keberadaan perda juga akan menghambat laju alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan kelapa sawit.

Perda tersebut nantinya akan menjadi kekuatan hukum yang mengikat seluruh masyarakat untuk menjaga status lahan pertaniannya. Sebab terdapat sanksi pidana bagi siapapun yang melanggar ketentuan. Meski akan menghambat upaya ekspansi perkebunan kelapa sawit, namun Roem menilai langkah tersebut harus dilihat secara positif.

Pelaku industri kelapa sawit dihimbau untuk melihat secara lebih jernih, agar industri berbasis perkebunan kelapa sawit dan produk hilirnya dapat tetap berkembang ditengah situasi pembatasan alih fungsi lahan. Yakni dengan mendorong peningkatan produktifitas tanaman kelapa sawit eksisting, termasuk bisnis sampah produktif kelapa sawit. Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in