Home | Jurnal Medan | Dukung Revitalisasi Sampah Produktif, Industri Permesinan Lokal Butuh Kemudahan

Dukung Revitalisasi Sampah Produktif, Industri Permesinan Lokal Butuh Kemudahan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pelaku usaha permesinan di Sumatera Utara mengaku siap mendukung program revitaslisasi sampah produktif perkebunan, yang tengah diwacanakan pemerintah. Namun mereka membutuhkan bantuan dari pemerintah agar mesin-mesin yang mereka produksi dapat dengan mudah dipasarkan kepada masyarakat.

Salah seorang pengusaha mesin produksi berbasis sampah, Trip Karokaro mengatakan, jika mesin-mesin produksi lokal dapat dikembangkan, maka masyarakat dan perusahaan yang mengelola perkebunan dapat mengembangkan pengolahan sampah produktif (biomassa), baik untuk produksi energi, maupun jenis produk lainnya. Dengan potensi sekitar 8 juta hektare kebun sawit yang ada di seluruh Indonesia dan sekitar 1 juta hektare di Sumatera Utara, tentunya daerah ini memiliki potensi sampah produktif perkebunan yang cukup besar.

Namun diakui Trip, semua produksi itu masih dalam hitungan kertas, karena untuk memproduksi biomassa sebanyak itu, tentunya dibutuhkan produksi mesin yang cukup banyak. Sementara untuk membeli mesin-mesin produksi impor, banyak pengusaha lokal yang kurang mampu. Selain mempermudah proses perijinan dan penerbitan merek mesin-mesin produksi lokal, pemerintah juga diminta membantu riset dibidang teknologi pengolahan sampah produktif kelapa sawit.

Pemerintah dihimbau melibatkan kalangan akademisi, sehingga inovasi terhadap mesin-mesin produksi pengolahan sampah dapat berkembang secara pesat. Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in