Home | Jurnal Medan | Sumut Alami Inflasi Tertinggi Sejak 1998

Sumut Alami Inflasi Tertinggi Sejak 1998

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat terjadinya inflasi sebesar 0,68 persen pada November lalu. Inflasi tersebut membuat tingkat pergerakan harga secara kumulatif mengalami inflasi sebesar 10,16 persen sepanjang 2013 ini. Tingkat inflasi itu merupakan tingkat inflasi Sumut tertinggi sejak krisis ekonomi pada 1998 lalu.

Tingkat pergerakan harga di Sumatera Utara pada November 2013 mengalami inflasi sebesar 0,68 persen. Inflasi ini terbentuk dari agregat tingkat pergerakan harga di 4 kota dengan Indeks Harga Konsumen – IHK di Sumatera Utara yakni Medan, Pematang Siantar, Sibolga dan Padang Sidimpuan.

Kepala BPS Sumut, Suharno mengatakan, tingkat inflasi yang terjadi saat ini merupakan inflasi tertinggi sejak Indonesia mengalami krisis ekonomi pada 1998 lalu Dimana sejak 1998 tingkat pergerakan harga secara nasional maupun domestic di Sumatera Utara belum pernah menyentuh level dua digit.

Cabai merah menjadi komoditas utama penyebab inflasi, dimana komoditi ini memberikan andil antara 0,3 hingga 0,5 persen terhadap inflasi di seluruh kota dengan indeks harga konsumen. Harga bahan bakar rumah tangga dan tariff angkutan udara juga menjadi pendorong lainnya. Untuk mengatasi inflasi yang semakin tinggi, Suharno meminta pemerintah provinsi Sumatera Utara mempercepat pembentukan Tim Pengendali Inflasi Daerah – TPID di tiap-tiap kabupaten/kota. Saat ini dari 33 kabupaten kota, baru sekitar 18 kabupaten/kota yang memiliki TPID.

Keberadaan TPID akan memudahkan pencatatan distribusi sejumlah komoditi penyebab inflasi serta berperan dalam mengaplikasikan kebijakan startegis TPID Provinsi untuk menekan kenaikan harga.AS

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in