Home | Jurnal Medan | Peningkatan Infrastruktur Mendesak, Pengusaha Ancam investasi ke Luar Sumut.

Peningkatan Infrastruktur Mendesak, Pengusaha Ancam investasi ke Luar Sumut.

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Stagnasi dunia usaha di Sumatera Utara sepanjang tahun 2013 tidak terlepas dari buruknya peningkatan infrastruktur mulai dari energi jalan dan pelabuhan.Akibat buruk infrastruktur tersebut banyak pengusaha yang kemudian menahan investasi dan berencana akan berinvestasi ke luar negeri.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumut, Firsal Ferial Mutyara mengatakan, pengembangan dunia usaha harus seiring dengan dukungan dari pemerintah. Dukungan tersebut tidak hanya menyangkut regulasi yang harus dipermudah, namun juga jaminan ketersediaan infrastruktur. Sebab selama ini pemerintah seolah tutup mata. Banyak hal riskan yang sangat erat dengan keberlangsungan produksi seperti gas dan listrik namun tidak tersedia dengan baik. Atas hal itu, banyak para pangusaha mulai melirik daerah lain yang dapat memberikan jaminan agar mendapatkan margin atau keuntungan.

Untuk diketahui, Sumatera Utara sudah mengalami pemadaman listrik sejak Juli 2013 silam. Akibatnya banyak perusahaan industri yang mengalami permasalahan dalam menjamin pasokan permintaan, karena proses produksi terganggu. Sementara itu kebutuhan gas di Sumut juga menipis dari total kebutuhan sebesar 29,5 juta kaki kubik perhari kini hanya tersedia 7 juta kaki kubik perhari. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in