Home | Jurnal Medan | Baru 50 Persen Perusahaan Ritel di Medan Kantongi Ijin Usaha

Baru 50 Persen Perusahaan Ritel di Medan Kantongi Ijin Usaha

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Sejumlah perusahaan ritel seperti Indomaret, Alfamart dan Alfamidi, belum mendapatkan ijin Usaha dari Pemko Medan, karena belum memenuhi persyaratan, antara lain IMB yang harus sesuai peruntukannya.

Kepala BPPT Medan, Wiriya Alrahman mengatakan, dari jumlah perusahaan ritel di Kota Medan yang mencapai ratusan, baru 95 izin yang telah dikeluarkan BPPT untuk Indomaret. Sementara alfamart baru 16 izin. Masih sedikitnya jumlah ritel yang berizin menurut Wiriya disebabkan oleh persyaratan yang tidak terpenuhi, berupa IMB yang tidak sesuai peruntukkan. Banyak perusahaan ritel yang melanggar Peraturan Menteri Perdagangan No 53 Tahun 2012. Permendag tersebut mengatur zonasi atau jarak minimal antara pasar modern dan tradisional sejauh 500 meter namun ternyata banyak yang melanggarnya.

Wiriya pun berharap agar pengusaha ritel modern lebih kooperatif dalam pengurusan izin ini. Karena pada dasarnya, keberadaan ritel modern memiliki potensi gesekan sosial yang cukup besar. BPPT siap menerima permohonan izin hingga mengeluarkannya bila persyaratan lengkap.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in