Home | Jurnal Medan | Sulitnya Perijinan Usaha Membuat Investasi Ke Sumut Terhenti

Sulitnya Perijinan Usaha Membuat Investasi Ke Sumut Terhenti

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara mengaku sulitnya perijinan di Sumatera Utara membuat banyak investor mengurungkan niat untuk menanamkan modal di Sumut. Kondisi itu pun diperparah dengan banyaknya investor yang menarik dana investasinya akibat kendala infrastruktur.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara mengaku pemerintah masih menggunakan standar ganda dalam mengembangkan iklim investasi ke Sumatera Utara. Di satu sisi pemerintah membuka kesempatan luas bagi pengusaha untuk menanamkan modalnya. Namun di sisi lain perijinan yang dibutuhkan para investor untuk merealisasikan penanaman modalnya masih sulit didapatkan.

Fungsionaris Kadin Sumut, Hervian Taher mengatakan, investor membutuhkan kepastian dari pemerintah untuk menanamkan modalnya di dalam negeri. Tapi seringkali investor harus dihadapkan pada banyaknya biaya siluman yang harus dikeluarkan.

Biaya siluman yang terbilang cukup besar itu terjadi di banyak lapisan pemerintah. Mulai dari pusat hingga ke daerah. Apalagi perijinan yang dibutuhkan terbilang cukup banyak sebelum produksi dapat dilakukan. Kondisi ini tentu merugikan Indonesia. Khususnya dalam mengatasi tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi akibat pertambahan angkatan kerja yang cukup signifikan dalam kurun waktu beberapa waktu terakhir.

Selain perijinan sikap pemerintah yang bertolak belakang dengan ajakan investasi adalah dengan ketiadaan dukungan infrastruktur, serta ketersediaan energi untuk kegiatan produksi. Belum lagi soal keamanan investasi akibat tingginya gejolak sosial yang terjadi di masyarakat. AS

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in